Daya Pikat Pantai Momong di Aceh Besar

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 18:29:39
Pantai Momong

KANALSUMATERA.com - Berbicara soal pantai di Aceh Besar, memang tidak ada habisnya. Mulai dari Pantai Lampuuk, Lhoknga, Pulau Kapuk, Ujung Batee dan lainnya bisa dijumpai dengan mudah.

Aceh Besar juga memiliki beberapa pantai tersembunyi yang belum banyak diketahui wisatawan. Seperti yang dilansir dari viva.co.id, pantai-pantai tersebut menyuguhkan pemandangan khas yang indah dan eksotis.

Salah satunya adalah Pantai Momong. Pantai ini begitu spesial karena lanskapnya yang dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi. Karena keunikannya, pantai ini jarang diketahui lantaran tersembunyi di balik bukit. Bahkan, akses untuk menuju ke tempat ini harus 'bertarung' dengan jalan bebatuan dan lumpur.

Sejak mulai dibuka untuk umum pada pertengahan 2018 lalu, pantai ini mulai ramai dikunjungi. Di sana juga sudah berdiri kafe dan resort yang diberi nama Eky’s Momong. Di resort ini, Anda bisa menikmati makanan laut, pizza, kelapa muda, dan aneka kopi sambil menikmati keindahan lautan dari atas bukit.

Pantai ini menghadap ke Samudera Hindia, kemudian pemandangan sebelah kiri terdapat hamparan pasir putih Pantai Lampuuk yang hanya dibatasi oleh tebing. Pantai Lampuuk yang sudah menjadi destinasi wisata pilihan masyarakat Aceh, begitu juga dengan Pantai Momong yang bisa menjadi pilihan lain bagi Anda yang ingin menikmati semilir angin pantai dalam sunyi.

Baca: Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI

Pemilik resort Eky’s Momong, Eky mengatakan bahwa lokasi ini mulai dikunjungi wisatawan saat sudah ada akses jalan. Meski jalan tersebut belum mulus, tapi pengunjung tetap datang dan penasaran dengan pantai yang terbilang baru ini. Soal penamaan momong, menurutnya, itu diberikan oleh warga sekitar.

“Sebenarnya momong berasal dari kata mon atau sumur dalam bahasa Aceh, karena di sini dulu banyak galian seperti sumur. Seiring berjalannya waktu kemudian masyarakat menyebutnya momong,” kata Eky.

Destinasi ini memiliki hamparan pasir putih sekitar 300 meter yang berada di bawah bukit. Di sini, pengunjung bisa berswafoto dengan latar belakang bukit atau Samudera Hindia. Tapi, pengunjung tidak direkomendasikan untuk berenang karena banyak bebatuan besar dan tajam.

Tapi Anda tak perlu khawatir, pengelola Eky’s Momong sudah menyiapkan lokasi berenang khusus untuk anak-anak. Kolam yang sudah diberi pembatas itu aman dari terpaan ombak.

Selain memiliki hamparan pasir putih yang memikat, ditambah air laut yang jernih kebiruan, di Pantai Momong juga terdapat benteng atau bunker pertahanan peninggalan tentara Jepang. Bunker yang masih kokoh ini tersebar di beberapa titik dan tidak jauh dari pinggir pantai.

Baca: Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat

Pantai Momong terletak di Meunasah Balee, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Untuk ke sini, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari Kota Banda Aceh. Dari jalan beraspal, kemudian dilanjutkan jalan setapak yang menanjak penuh bebatuan dan lumpur, sempit dan suram sepanjang 800 meter. Tentunya Anda harus menyiapkan tenaga dan konsentrasi untuk melanjutkan perjalanan menuju pantai.

Saat sampai di persimpangan menuju Pantai Momong, pengelola sudah membuat papan petunjuk arah. Untuk menikmati keindahannya, bagi pengunjung cukup hanya membayar parkir dan retribusi sebesar Rp5.000.

Destinasi wisata Pantai Momong ini buka untuk umum mulai pukul 08.00 WIB hingga menjelang Magrib. Meskipun medan perjalanan yang berat, tapi ketika sampai pantai ini, rasa lelah pun ikut terbayarkan dengan pesona cantiknya Pantai Momong. Kso



Terkait
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar, Bahas Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar, Bahas Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Lainnya
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah Dunia Kuliner, Hadirkan Street Boba Pekanbaru
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah Dunia Kuliner, Hadirkan Street Boba Pekanbaru
Pemkot Tanjungpinang dan Pelindo Luncurkan Kapal Wisata
CNN Nobatkan Cendol Makanan Pencuci Mulut Terlezat Di D
Anda Penikmat Belut? Resep Ini Mungkin Bisa Dicoba
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Nasional
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Dugaan Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Dugaan Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar
Kapolri Larang Polisi Gunakan Vape, Pelanggar Terancam
Kasus Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Berujung Pen
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat