Empat Tahun Terakhir Potensi Pariwisata Bengkulu Naik 200 Persen

Alwira Fanzary
Jumat, 4 Januari 2019 09:50:25
Pantai Panjang di Bengkulu


Kanalsumatera.com - Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa potensi pariwisata desa di Provinsi Bengkulu selama empat tahun terakhir mampu tumbuh sekitar 200 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu Dyah Anugrah Kuswardani di Bengkulu, Kamis, (03/01/2019) menyebutkan pada 2014 lalu dicatat hanya ada lima desa yang berkembang menjadi desa wisata.

"Di 2018 kita data ada 16 desa wisata, ini pertumbuhan yang sangat baik," kata dia.

Pertumbuhan potensi wisata tersebut tentunya memberikan angin segar bagi perkembangan ekonomi desa. Bagi 16 desa wisata tersebut, menurut dia tinggal meningkatkan infrastruktur, sarana dan prasarana demi menarik minat wisatawan.

Sementara bagi desa lainnya, lanjut Dyah, sudah selayaknya mempertimbangkan pariwisata sebagai salah satu prioritas masa depan sumber perekonomian desa.

Pengembangan desa ke arah pariwisata dinilai menjadi alternatif terbaik, mengingat saat ini perekonomian desa di Bengkulu mayoritas bertumpu pada komoditas perkebunan, sementara harga jual komoditas ini sangatlah fluktuatif.

Sedangkan sekarang ini membangun desa cikup mudah, sebab desa diberi kesempatan yang luas untuk membentuk karakter daerah mereka dengan dukungan besar dari dana desa.

Beberapa hal yang perlu ditingkatkan desa untuk mendorong sisi pariwisata seperti, kemudahan akses transportasi, dukungan infrastruktur wisata yang memadai, terpenuhinya pelayanan dasar, pelayanan umum serta dukungan akses internet.

Sesuai indeks pembangunan desa, perkembangannya di Provinsi Bengkulu cukup menjanjikan, pada 2014 silam baru ada 0,37 persen desa mandiri atau hanya lima desa saja, sementara 73,90 persennya atau 991 desa masih berstatus berkembang. Bahkan ketika itu, sebanyak 25,73 persen tercatat sebagai desa tertinggal.

Pada 2018, desa di Bengkulu berkembang pesat, saat ini terdapat 20 daerah atau 1,49 persen dengan status desa mandiri, 1.150 desa berkembang atau sebanyak 85,76 persen. Sedangkan desa tertinggal kini hanya tinggal, 12, 75 persen saja atau sebanyak 171 desa. Ant/Kso

Lainnya
Kerja Sama Pengembangan Wisata Tiga Daerah di Aceh
Kerja Sama Pengembangan Wisata Tiga Daerah di Aceh
3 View Menarik Tongkrongin Singapura Dari Batam
Proyek Ambisius Pangeran Sultan Bin Salman: Hidupkan De
Wah, Ini Bahayanya Berbagi Boarding Pass di Sosmed
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D