Imbas Kabut Asap, Taman Bunga Impian Minim Pengunjung
Pekanbaru, KANALSUMATERA.com - Dampak kabut asap tak hanya menyerang sisi perekonomian masyarakat saja. Sektor pariwisata juga merasakan dampak yang sama dari kabut asap yang masih menyelimuti Riau.
Taman Bunga Impian (TBI) Okura merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Pekanbaru, juga merasakan imbas dari masalah kabut asap yang masih belum terselesaikan saat ini.
Muslim selaku pengelola Taman Bunga Impian (TBI) ditemui di kediamanya, Minggu (22/9/19). Menyatakan bahwa kabut asap menyebabkan kerugiaan pada pihak pengelola, maupun masyarakat di sekitarnya.
Bagaimana tidak, berkurangnya dengan jumlah pengunjung juga menyebabkan berkurangnya daya pembeli pada masyarakat yang berjualan disekitar taman.
Baca: Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
"Bagi kami pihak pengelola sangat menyesalkan terhadap masalah kabut asap ini, sebab jumlah pengunjung biasanya ribuan pada hari weekend sekarang menurun hingga puluhan saja," katanya.
"Tidak hanya kami, masyarakat di sekitar juga merasakan dampaknya, di mana sedikitnya pengunjung, sedikit pula yang datang untuk membeli jualannya", pungkas beliau.
Ditambah pada saat ini, bunga Matahari yang merupakan salah satu andalan TBI sedang berada pada fase pemekaran, padahal untuk menunggu mekarnya bunga Matahari ini butuh waktu sekitar dua bulan.
Momen seperti ini sangat disayangkan apabila telewati begitu saja. Muslim mengatakan bahwa bahwa kabut asap tidak mempengaruhi secara langsung terhadap perkembangan bunga.
Baca: Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar, Bahas Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Buktinya bunga yang berada pada taman saat ini sudah mekar. Muslim berharap kepada pemerintah agar dapat menghukum sebesar-besarnya kepada pihak pembakar lahan dan mencabut izin perusahaan yang terlibat.
"Saya sangat berharap kepada pemerintah agar dapat memberikan hukuman seberat mungkin kepada pelaku pembakaran dan mencabut izin perusahaan yang membakar lahan agar tidak mengulang kesalahan yang sama", ucap beliau.adit
