Mahasiswa Pertanian UMP Produksi Es Krim dari Ubi

Alwira Fanzary
Jumat, 1 Februari 2019 17:31:16
Ubi Jalar

KANALSUMATERA.com - Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), membuat terobosan untuk melakukan diversifikasi bahan pangan berbasis bahan pangan tradisional. Kali ini, yang menjadi objek diversifikasi adalah bahan pangan ubi jalar.

Ubi jalar yang selama ini hanya disajikan dengan cara digoreng atau direbus, oleh mahasiswa Fakultas Pertanian UMP diolah menjadi es krim. ''Rasa es krimnya, ternyata tidak kalah dengan es krim yang menggunakan bahan baku tepung maizena. Tekstur es krim dari tepung ubi jalar, juga tidak kalah lembut dibanding es krim dari tepung maizena,'' jelas Dekan Fakultas Pertanian UMP, Bambang Nugroho.

Bambang seperti yang dilansir Republika.co.id menyebutkan, kandungan serat yang tinggi ini merupakan pertimbangan awal dikembangkannya es krim ini berbahan ubi jalan. ''Kelebihan bahan serat ini, menjadi keunggulan tersendiri dari es krim berbahan baku ubi jalar, terutama bagi anak-anak yang kekurangan bahan serat karena tidak menyukai sayuran,'' katanya.

Lebih dari itu, kata Bambang, kandungan gizi ubi jalar tergolong sangat tinggi. Zat antosianin yang terdapat pada ubi jalar memiliki sifat, dan senyawa polifenolnya juga bersifat antiinflamasi dan relaksasi pembuluh darah. ''Dengan bahan serat yang tinggi dan kadar glikemia yang rendah, ubi jalar sangat baik untuk kesehatan saluran cerna,'' katanya.

Dia mengatakan, ubi jalar ini mengandung karbohidrat kompleks serta indeks glikemik yang rendah. Dengan demikian, makanan berbahan baku ubi jalar sangat cocok untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes dan obesitas. ''Selain itu, ubi jalar juga mengandung vitamin A, B, C, zat besi dan kalsium yang tentu sangat diperlukam tubuh manusia,'' katanya.

Menurutnya, es krim berbagai baku ubi jalar ini yang diproduksi mahasiswa Fakultas Pertanian UMP ini diberi nama es krim Patatas. ''Karena terbuat dari ubi jalar, es krim Patatas memiliki memiliki cita rasa unik yang tidak dimiliki es krim yang terbuat dari tepung maizena. Yakni, adanya citarasa ubi jalar,'' ujar Bambang.

Namun dia menyebutkan, kelembutan tekstur es krimnya, tidak kalah dibanding dengan es krim yang terbuat dari tepung maizena. ''Es krim Patatas yang kami buat ini, semuanya menggunakan bahan alami, tanpa pewarna dan pengawet buatan. Warnanya menjadi sedikit ungu, karena ubi jalar yang digunakan menggunakan ubi jalar berwarna ungu,'' katanya.

Menurutnya, es krim Patatas buatan mahasiswa Fakultas Pertanian UMP bisa dibeli di Warung Organik Fakultas Pertanian UMP yang memang menyediakan bahan-bahan hasil pertanian organik. ''Kalau ingin mencoba es krim Patatas, silakan datang ke warung kami. Kalau es krim lain cenderung memicu obesitas, es krim Patatas justru akan menghindari obesitas,'' katanya. Kso



Lainnya
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa W
Pekanbaru dan Beberapa Daerah di Sumatera Kembangkan Pa
Empat Tahun Terakhir Potensi Pariwisata Bengkulu Naik 2
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Nasional
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Hukum
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202