Payakumbuh City of Randang Bakal Dideklarasikan Bulan Ini

Mawardi Tombang
Rabu, 5 Desember 2018 08:30:07

KANALSUMATERA.com – Siapa yang tak kenal Rendang. Makanan khas melegenda. Juga disebut sebagai makan paling enak se-dunia. Untuj memperkuatnya, Pemko Payakumbuh mendeklarasikan kotanya sebagai The City of Randang (Kotanya Rendang).

Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz memprediksi besar peluang deklarasi Payakumbuh City of Randang (Payakumbuh, Kota Randang-red) pada bulan Desember 2018 ini di hadapan Forkopinda dan Kepala Dinas serta Camat di salah satu ruangan kantor Walikota Payakumbuh, Selasa (4/12/2018).

Hal ini didorong dengan telah rampungnya segala persiapan dalam mengaplikasikan program kota Randang ini.

“Seluruh persiapan yang menjadi tanggung jawab Pemko Payakumbuh sudah siap seluruhnya. Baik itu teknologi, tempat, tenaga kerja, branding, kemasan hingga pemasaran sudah rampung. Tinggal pembicaraan dengan DPRD saja yang belum. Besar peluang bulan ini kami mendeklarasikan Payakumbuh sebagai Kota Randang,” kata Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz, Selasa (4/12/2018).

Dikatakan Wawako, Teknologi Retouch yang menjadi kunci utama dalam pengelolaan dan pengolahan Randang sudah berada di Payakumbuh. Bahkan permintaan akan randang sudah mulai berdatangan baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri.

“Kunci untuk mengaplikasikan program ini sudah berada di Payakumbuh. Kami dari Pemko Payakumbuh sudah siap untuk memproklamirkan diri sebagai kota Randang. Bahkan belum diproklamirkan saja secara resmi, permintaan untuk randang sudah dating dari dalam maupun luar negeri,” katanya.

Ternyata, jauh-jauh hari Pemko Payakumbuh sudah membawa randang ke beberapa Negara di Timur Tengah, Eropa dan Amerika. Selama mempromosikan Randang ini, banyak yang tertarik dan meminta permohonan kerja sama. Namun Pemko Payakumbuh belum bisa memenuhi permintaan tersebut karena perlu pembicaraan lebih lanjut.

Pembicaraan lebih lanjut ini dijelaskan Wawako mengingat selera dan keinginan setiap masyarakat berbeda, randang ini harus disesuaikan dengan kebiasaan konsumen. Misalkan beberapa Negara Timur Tengah, lebih menyukai Randang kering dan tidak suka Randang yang berminyak. Atau di Eropa yang suka Randang yang dibungkus kecil-kecil seperti gula-gula sachet.

Untuk memenuhi permintaan ini, Payakumbuh akan memberdayakan 21 kelompok kerja yang dibina oleh Dinas Koperindag dan UMKM untuk membuat aneka ragam Rendang sesuai yang diminta oleh konsumen. Termasuk memberdayakan para pengusaha untuk memenuhi permintaan randang dalam dan luar negeri.

Keinginan Pemko Payakumbuh untuk mendeklarasikan diri sebagai Kota Randang tidak lain ingin menjadi sentral Randang di Indonesia. Termasuk menyelamatkan Randang dari ancaman klaim hak paten dari Negara asing.

Selain itu, Payakumbuh bisa menggeliatkan bisnis Randang yang awalnya berada di jalur jual beli antara pemilik rumah makan dengan pembeli, sekarang ini bisa maju ke ranah eksport. Jadi, para pengusaha dan pembuat Randang bisa bermitra dengan Pemko Payakumbuh untuk menjadikan Randangnya go Internasional.

Nantinya Pemko Payakumbuh akan membantu pemasaran, Branding, kemasan, penampungan, produksi dan konsumen melalui teknologi Retouch. (siaranpers)



Lainnya
Indahnya Pantai Gigi Hiu, Disukai Para Fotografer
Indahnya Pantai Gigi Hiu, Disukai Para Fotografer
Nikmati Kelezatan Mie Caleuk Khas Lhokseumawe
Sumatera juga Punya Museum Uang, Tepatnya di Kota ini
Ada 34 Lokasi Wisata Masuk Geopark Ngarai Sianok-Maninj
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I