PHRI: Industri Pariwisata di Belitung Lesu Akibat Tiket Pesawat Mahal

Alwira Fanzary
Rabu, 23 Januari 2019 16:52:14
salah satu objek wisata di Belitung

KANALSUMATERA.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Bangka Belitung menyatakan industri pariwisata di Pulau Belitung melesu, karena kunjungan wisatawan domestik berkurang sejak harga tiket angkutan udara yang melambung tinggi.

"Kondisi industri pariwisata pada akhir 2018 dan awal 2019 lesu, karena tidak adanya wisatawan yang datang," kata Ketua PHRI Provinsi Kepulauan Babel Bambang Patijaya di Pangkalpinang, Rabu (23/1).

Seperti yang diberitakan AntaraBabel, Bambang mengatakan pada pekan lalu, PHRI Provinsi Kepulauan Babel melakukan pertemuan di Pulau Belitung membahas harga tiket pesawat udara dari Jakarta - Belitung dan Pangkalpinang yang tinggi. Pada pertemuan itu, dihadiri 50 anggota PHRI se-Provinsi Babel dan rata-rata mereka mengeluhkan kunjungan wisatawan berkurang drastis karena tiket angkutan udara tinggi.

"Kondisi industri pariwisata melesu ini jarang terjadi, apalagi pengunjung di hotel Pulau Belitung yang selalu penuh namun semenjak harga tiket pesawat ini melambung tinggi tingkat kunjungan wisatawan berkurang drastis," ujarnya.

Menurut dia kondisi industri pariwisata di Belitung ini sama dengan Pulau Bangka yang juga mengalami penurunan yang cukup drastis.

"Kita berharap pemerintah meninjau ulang kenaikan harga tiket pesawat ini, karena sangat mempengaruhi industri perhotelan dan restoran di Kepulauan Babel khususnya Belitung yang merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia," katanya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Babel Yanuar mengatakan pemerintah provinsi telah membahas tarif pesawat ini dengan maskapai penerbangan sebagai upaya menormalkan kembali harga tiket angkutan udara itu.

"Tingginya tarif pesawat ini berdampak terhadap minat wisatawan domestik berwisata ke Kepulauan Bangka Belitung," ujarnya.

Selain itu, minat wisatawan untuk berbelanja makanan, kerajinan khas daerah ini juga berkurang, karena biaya bagasi juga tinggi.

"Saat ini wisatawan menginap di hotel dan berbelanja di restoran sepi dan ini akan mempengaruhi perkembangan pariwisata daerah ini," ujarnya. Ant/Kso

Lainnya
Tiket Mahal dan Bagasi Berbayar? Siasati Dengan Tips Berikut Ini
Tiket Mahal dan Bagasi Berbayar? Siasati Dengan Tips Berikut Ini
Kabar Gembira, Garuda Indonesia Tiket Hingga 70 Persen
Danau Bokuok Menuju Destinasi Wisata Unggulan di Kampar
Festival Buah di Palembang Akhir Pekan Ini: Kupon Rp 50
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt