Sumatera juga Punya Museum Uang, Tepatnya di Kota ini

Mawardi Tombang
Sabtu, 12 Januari 2019 11:35:36
Museum Uang

KANALSUMATERA.com - Jika Jakarta punya Museum Bank Indonesia sebagai tempat melihat koleksi uang kuno, maka Medan punya Museum Uang Sumatera. Mampir kalau ke Medan!
Museum yang didirikan pada bulan Mei 2017 ini diklaim sebagai museum uang pertama dan satu-satunya di Pulau Sumatera. Museum ini beralamat di Gedung Juang 45 Kota Medan, Jalan Pemuda, Kota Medan, Sumatera Utara.

Gedung Juang 45 Kota Medan ini sendiri merupakan salah satu bangunan cagar budaya Kota Medan yang menjadi saksi perjuangan Indonesia melawan penjajahan. Sebelum dijadikan sebagai lokasi Museum Uang Sumatera, gedung ini sempat terbengkalai dan berisikan debu. Namun, saat ini gedung ini sudah bagus dan kembali terawat. Apalagi di dalamnya terdapat berbagai macam koleksi uang kuno.

Koleksi Museum Uang Sumatera ini terbagi atas dua kelompok besar, bagian pertama adalah koleksi uang kertas. Di bagian ini tidak hanya terdapat koleksi uang kertas yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia saja, melainkan juga terdapat berbagai macam koleksi uang kertas lainnya.

Mulai dari uang kertas pada masa penjajahan Belanda dan pendudukan Jepang hingga uang kertas unik yang hanya ditemukan di beberapa daerah yang memang hanya diproduksi di daerah tersebut agar tidak bergantung pada uang keluaran Belanda seperti uang Siantar, Karo, Tapanuli dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca: Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI

Beberapa di antaranya terlihat sangat unik karena hanya berupa sepotong kertas yang ditulis dengan mesin ketik dan stempel pemerintah setempat saja. Kemudian juga terdapat koleksi bon kontan yang digunakan sebagai pengganti uang dalam transaksi dan juga bisa ditukarkan dengan uang yang beredar saat itu. Selain itu juga ada uang kertas yang yang terbuat dari kain yang digunakan oleh Kerajaan Buton.

Pada bagian kedua terdapat pula berbagai macam koleksi uang koin. Koleksi uang koin ini pun sangat lengkap. Mulai dari uang koin yang digunakan sejak zaman kerajaan di Indonesia hingga jaman penjajahan. Kemudian juga terdapat beberapa token atau uang koin yang dikeluarkan oleh pihak perkebunan Belanda agar buruh tidak bisa keluar dari perkebunan tersebut.

Di samping itu, juga terdapat beberapa koleksi uang koin kuno dari beberapa negara seperti Srilanka, China, Malaka, Serawak, Inggris dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain itu juga terdapat beberapa picis, uang kepeng, alat tukar Kerajaan Sriwijaya hingga Majapahit. Selain koleksi uang kuno, di dalam museum ini juga terdapat plat percetakan uang dan mesin cetak uang pada zaman dahulu yang sangat unik.

Untuk masuk ke dalam museum ini, pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis. Namun jika pengunjung ingin membantu dana operasional museum Uang Sumatera, museum ini juga menyediakan uang kuno yang tidak begitu langka untuk dijual kepada para pengunjung sebagai souvenir dengan harga yang terjangkau yaitu uang koin Kesultanan Palembang dan Aceh.

Terkait
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Lainnya
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Wisata Halal jadi Produk Unggulan Aceh
Gubernur Ridho Yakin Pariwisata Lampung Bisa Kalahkan L
Suhu Lebih Dingin dari Antartika, Amerika Serikat Membe
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I