Asita Khawatir Pariwisata di Aceh Mati Karena Tiket Pesawat Mahal

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Maret 2019 16:00:42
Museum Tsunami Aceh

KANALSUMATERA.com - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) Aceh mengaku khawatir dengan mahalnya tiket pesawat khusus rute domestik, bisa mematikan industri sektor pariwisata setempat akibat berkurangnya tingkat kunjungan ke provinsi berjuluk "Serambi Mekkah" sepanjang tahun ini.

"Orang menjadi malas liburan ke Aceh, akibat tiket pesawat mahal terutama wisnus (wisatawan nusantara)," kata Sekretaris ASITA Aceh, Totok Julianto di Banda Aceh, Kamis.

Dalam tiga bulan terakhir di tahun ini, lanjut dia, harga tiket pesawat rute domestik, seperti jarak terdekat penerbangan Medan-Banda Aceh rerata dijual seharga Rp800 ribu per orang dari sebelumnya dikisaran Rp350 ribu per penumpang.

Belum lagi perusahaan biro perjalanan baik di daerah asal atau tujuan di Aceh, harus pandai mencari keuntungan dengan menjual harga paket perjalanan wisata. Kenaikan tiket pesawat domestik, maka otomatis paket wisata ditawarkan ke wisnus juga mengalami kenaikan cukup signifikan.

Ia mengatakan, selama ini para pengelola perjalanan wisata di Banda Aceh atau Sabang, Aceh, lebih cenderung menyasar wisatawan domestik, karena murahnya biaya perjalanan menggunakan moda transportasi udara ke "Serambi Mekkah".

"Saat ini untuk tiket pesawat Medan-Banda Aceh saja pp (pulang pergi) sudah Rp1,6 juta satu orang. Belum lagi mereka anggota keluarganya. Di Medan pun, cuma dijadikan tempat transit. Yang jelas, jika tiket pesawat tak diturunkan, maka pengunjung wisatawan domestik pasti jauh berkurang," tegas dia.

Ia mengklaim, kondisi wisatawan nusantara, seperti berasal dari Pulau Jawa dewasa ini lebih memilih paket tur ke luar negeri dibanding melakukan perjalanan ke dalam negeri, terutama provinsi yang menerapkan Syariat Islam tersebut.

"Kuncinya, ada di pemerintah sebagai regulator maskapai. Satu sisi Kementerian Pariwisata saat ini gencar melakukan promosi untuk meningkatkan kunjungan wisman (wisatawan asing) dan wisnus. Di sisi lain, kebijakan maskapai kontra produktif dan mengancam usaha kami," tegas Totok seperti yang dilansir dari Antara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin sebelumnya di tahun ini menyatakan, pihaknya menargetkan angka kunjungan wisman tahun 2019 mencapai 150 ribu orang, dan wisnus tiga juta orang.

Ia mengatakan, pada tahun 2018 kunjungan turis asing ke Aceh telah melampaui target dengan angka 106 ribu orang, sementara wisatawan domestik dua juta orang lebih.

"Tahun 2018, wisatawan nusantara mencapai 2.391.968 orang, dan wisatawan mancanegara mencapai 106.281. Tahun ini, kita prediksi bakal meningkat lagi," katanya. Kso

Lainnya
Danau Bokuok Menuju Destinasi Wisata Unggulan di Kampar
Danau Bokuok Menuju Destinasi Wisata Unggulan di Kampar
Wah, Ini Bahayanya Berbagi Boarding Pass di Sosmed
Mencicipi Kuliner Mewah Zaman Mataram di Jogyakarta
Sukabumi Miliki Jembatan Gantung Terpanjang di Asia
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D