Dekati Kawah, 2 WNA Langgar Batas Aman Gunung Anak Krakatau

Amar
Senin, 21 Januari 2019 07:26:15
2 WNA yang langgar batas aman Gunung Anak Krakatau.

KANALSUMATERA.com - Pada akhir 2018 lalu, pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan status Gunung Anak Krakatau dari "Waspada" menjadi "Siaga".

Dengan peningkatan status ini, maka jarak aman dari Anak Krakatau juga ditingkatkan dari sebelumnya 2 Kilometer dari kawah menjadi 5 Kilometer dari kawah.Meski begitu, masih ada orang yang nekat menerobos masuk ke area terlarang Gunung Anak Krakatau. Padahal jarak aman yang diberlakukan pemerintah ini adalah untuk keamanan mereka sendiri.

Tampak dua orang warga negara asing yang berfoto di dekat kawah Anak Krakatau yang kini terisi air. Ini merupakan bagian barat daya Anak Krakatau yang sekarang muncul lagi setelah hancur akibat longsor pada Desember lalu. Dia juga terlihat memotret air berwarna cokelat yang berada di sekitar Anak Krakatau.

Menurut orang yang mengunggah ke Twitter, foto itu diambil pada 17 Januari dan 18 Januari 2019. Namun, unggahan di akun Twitter @rajo_ameh itu kini sudah dihapus, bahkan akunnya juga sudah tak bisa ditemukan.

Hendra Gunawan, Kepala Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat PVMBG, mengatakan bahwa apa yang dilakukan warga negara asing itu adalah tindakan berbahaya dan tidak menghormati aturan yang berlaku di Indonesia.

"Ini juga sebenarnya lebih ke kesadaran masing-masing orang. Mungkin bisa dimulai dari guide turisnya yang bisa menyampaikan bahwa ada imbauan dari pemerintah untuk tidak mendekati Anak Krakatau," ujar Hendra saat dihubungi kumparan, Minggu (20/1).

Lokasi Anak Krakatau yang berada di tengah laut membuatnya sulit untuk diawasi dengan ketat. Hal ini jadi salah satu penyebab kejadian penerobosan oleh masyarakat bisa terjadi.

PVMBG hanya bisa memberikan rekomendasi terkait status gunung. Untuk masalah tindakan pengamanan dan lainnya, Hendra berkata itu menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Sebelumnya, aksi nekat menerobos jarak aman wilayah rawan bencana juga pernah terjadi pada Januari 2018 lalu. Deutsche Welle (DW) melaporkan ada dua wisatawan asal Australia yang mencoba mendaki Gunung Agung yang berstatus "Awas".Kedua wisatawan itu mengabaikan peringatan zona bahaya 10 Kilometer dari gunung.

Mereka kemudian diamankan ke pos polisi selat tapi dibebaskan karena tidak ada pelanggaran pidana.Anak Krakatau sedang menjadi perhatian publik setelah ia mengalami erupsi dan lonsor yang menyebabkan tsunami di Selat Sunda pada 22 Desember 2018.

Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa lebih dari 400 orang, serta membuat ketinggian Anak Krakatau menyusut jadi 110 meter dari permukaan laut, padahal sebelumnya tercatat 338 meter. kpc/ks

Lainnya
Jelang Wisata Mancanegara Kota Batam Dibuka, Pemko Gelar Sidak Protkes ke Lokasi Usaha
Jelang Wisata Mancanegara Kota Batam Dibuka, Pemko Gelar Sidak Protkes ke Lokasi Usaha
Dorong Pariwisata Batam Bangkit, Pelaku Pariwisata Kota
Festival Penyengat Jadi Warisan Dunia dan Kebanggaan Ke
Wisata Kawah Putih di Simalungun
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga