Strategi Pemprov Bengkulu Kembangkan Objek Wisata Danau Dendam Tak Sudah

Alwira Fanzary
Selasa, 8 Januari 2019 16:54:58
Danau Dendam Tak Sudah

KANALSUMATERA.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan tiga langkah strategis terkait pengembangan objek wisata Danau Dendam Tak Sudah, demi mendorong tumbuh kembangnya industri pariwisata di wilayah itu.

"Langkah pertama adalah melebarkan jalan dari perempatan Panorama hingga menuju pertigaan Markas Brimob. Untuk jalan di depan danau akan dibuat dua jalur dengan area peristirahatan pada kedua sisinya," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam kunjungan kerjanya ke Danau Dendam Tak Sudah di Kota Bengkulu, seperti yang dilansir dari kantor berita AntaraBengkulu, Selasa (8/1).

Menilik dari letak astronomis, Rohidin menjelaskan, Danau Dendam Tak Sudah merupakan satu-satunya danau di Indonesia yang berlokasi di pusat ibukota provinsi. Karena itu, pihaknya akan mengembangkan objek wisata ini menjadi salah satu destinasi berbasis ekowisata.

"Pelebaran jalan itu akan memberikan kenyamanan bagi para wisatawan saat berkunjung ke danau. Mereka dapat berhenti di rest area, lalu menikmati tiap sudut keindahan," ujarnya.

Baca: Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI

Strategi kedua yang akan dilakukan adalah membangun pusat jajanan yang menyajikan berbagai kuliner lokal untuk memperkuat identitas Bengkulu. Rohidin menambahkan, pelibatan masyarakat dalam mengelola pusat jajanan akan mendorong peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di Bengkulu.

"Saat danau ramai dikunjungi wisatawan, mereka tentu butuh makan dan minum. Dengan membangun pusat jajajan yang representatif itu, maka wisatawan akan betah mengunjungi danau tersebut," paparnya.

Strategi ketiga yang selanjutnya akan dilakukan adalah membangun jogging track di atas lahan seluas 80 hektare yang mengelilingi seluruh kawasan taman wisata alam (TWA) Danau Dendam Tak Sudah.

"Dengan adanya jogging track, orang-orang bisa lari pagi sambil menikmati keindahan matahari terbit. Kami berharap ini akan menjadi pusat wisata yang bagus ke depan," ucap Rohidin.

Baca: Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat

Lebih lanjut dia menyampaikan, durasi waktu proses pembangunan dan pengembangan itu akan berlangsung selama dua tahun, yaitu hingga 2020 mendatang.

"Saat ini kami masih menunggu keputusan final pengalihan fungsi status danau dari semula cagar alam (CA) menjadi taman wisata alam (TWA) dari Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK). Karena itu, sepanjang tahun 2019 ini kami akan menyusun perencanaan untuk eksekusi pembangunan yang ditargetkan selesai pada tahun 2020," sebut Rohidin. Ant/Kso



Terkait
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar, Bahas Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar, Bahas Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Lainnya
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Tiga Provinsi Ikut Festival
Mirip Rambutan, Ramanas Buah Asli Muba yang Miliki Ciri
Empat Tahun Terakhir Potensi Pariwisata Bengkulu Naik 2
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar