Jembatan Tertinggi di Dunia di China Raup 3,3 Juta Kunjungan, Ekonomi Warga Ikut Tumbuh

Kanama
Senin, 12 Oktober 2026 13:32:04

KANALSUMATERA.com - CHINA – Jembatan Huajiang Grand Canyon di Provinsi Guizhou, China, kini berkembang menjadi salah satu magnet wisata yang menarik perhatian pelancong. Tak hanya mencatatkan rekor sebagai jembatan tertinggi di dunia, keberadaannya juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di kawasan sekitarnya.

Infrastruktur megah tersebut menawarkan pengalaman wisata yang memadukan panorama alam, teknologi modern, dan berbagai aktivitas pemacu adrenalin. Dampaknya, kawasan yang sebelumnya lebih dikenal sebagai jalur transportasi kini semakin ramai dikunjungi wisatawan.

Berdasarkan laporan Global Times yang dikutip pada Senin (12/10/2026), kawasan wisata jembatan tersebut telah mencatat sekitar 3,3 juta kunjungan sejak fasilitas pariwisatanya mulai beroperasi.

Baca: SPS Riau Kunjungi Media Batam News, Dalami Strategi Penguatan Media Digital

Jembatan sepanjang 2.890 meter itu menghubungkan wilayah Guanling Bouyei-Miao dengan Zhenfeng. Pada April 2026, Guinness World Records menetapkan Huajiang Grand Canyon sebagai jembatan tertinggi di dunia dengan ketinggian 626,01 meter di atas sungai.

Pangkas Waktu Perjalanan dari Dua Jam Menjadi Dua Menit

Baca: Dorong Festival Kampung Patin masuk KEN, Hendry Munief Langsung Video Call Menteri Pariwisata

Pembangunan Jembatan Huajiang Grand Canyon tidak semata-mata ditujukan untuk menarik wisatawan. Kehadirannya menjadi solusi transportasi penting bagi masyarakat yang sebelumnya harus melewati jalur berliku untuk menyeberangi kawasan ngarai.

Sebelum jembatan dibangun, perjalanan melintasi kawasan tersebut dapat memakan waktu sekitar dua jam. Kini, waktu tempuhnya dapat dipangkas menjadi hanya sekitar dua menit.

Insinyur utama proyek, Yang Jian, menjelaskan bahwa ketinggian jembatan bukanlah tujuan utama pembangunan. Desain tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan efisiensi konstruksi.

Baca: Selain Hadirkan Koh Denis Lim pada Puncak Jambore BKPRMI, DPW Riau juga Gelar Berbagai Event

Apabila jembatan dibuat lebih rendah, pembangunan akan membutuhkan terowongan yang lebih panjang. Kondisi itu berpotensi meningkatkan biaya proyek sekaligus menambah kompleksitas pekerjaan konstruksi.

Sejak tahap perencanaan, pemerintah dan pengembang juga menyiapkan kawasan seluas lebih dari 50 kilometer persegi di sekitar jembatan untuk mendukung pengembangan pariwisata.

Tawarkan Wisata Ekstrem hingga Pemandangan dari Ketinggian

Daya tarik Huajiang Grand Canyon tidak hanya terletak pada ukurannya yang memecahkan rekor dunia. Pengunjung juga dapat menikmati beragam fasilitas wisata yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda.

Salah satu fasilitasnya adalah koridor wisata sepanjang 796 meter yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan ngarai dari sudut pandang berbeda.

Tersedia pula ruang observasi berdinding kaca serta lintasan lari layang sepanjang 1.411 meter. Bagi wisatawan yang menyukai tantangan, pengelola menyediakan aktivitas bungee jumping dan berjalan di atas papan sempit yang menggantung di atas ngarai dengan perlengkapan pengaman.

Pengunjung juga dapat menggunakan lift untuk menuju area pengamatan di dalam struktur jembatan.

Ketika malam tiba, kawasan tersebut menghadirkan pertunjukan cahaya dan layar air yang menambah daya tarik destinasi. Selama libur Golden Week di China, berbagai kegiatan tambahan seperti konser, balapan, dan acara kuliner turut digelar untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Kombinasi atraksi tersebut membuat jembatan ini tidak sekadar menjadi tempat untuk melintas, tetapi juga tujuan wisata yang dapat dijelajahi selama satu hari penuh.

Wisatawan Sengaja Menghabiskan Waktu di Kawasan Jembatan

Popularitas Huajiang Grand Canyon turut mengubah pola perjalanan wisatawan yang berkunjung ke wilayah Guizhou.

Cheng Guojian, wisatawan asal Chongqing yang datang bersama keluarganya, memasukkan jembatan tersebut ke dalam rencana perjalanan liburan mereka.

Ia bahkan menyediakan waktu khusus untuk menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan itu.

"Jika tidak ada jembatan ini, mungkin kami tetap melewati kawasan ini, tetapi kami tidak akan berhenti dan menghabiskan begitu banyak waktu," kata Cheng.

Daya tariknya juga menjangkau wisatawan mancanegara. Salah satunya Iseult Alice Fitzpatrick, mahasiswa asal Irlandia di Harvard University yang mengunjungi China pada Mei 2026.

Saat berada di lokasi, Fitzpatrick mencoba berjalan di atas papan sempit yang menggantung di atas ngarai dengan mengenakan perlengkapan keselamatan.

"Ini cara yang sangat menyenangkan untuk melihat pemandangan karena kita sendirian, berada sangat tinggi, dan terasa dekat dengan alam. Pemandangannya luar biasa, sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya," ujarnya.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa daya tarik jembatan tidak hanya berasal dari rekor ketinggiannya, tetapi juga dari sensasi wisata yang ditawarkan kepada pengunjung.

Kehadiran Wisatawan Dongkrak Usaha dan Lapangan Kerja

Meningkatnya kunjungan wisatawan mulai memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Kawasan Huajiang dan wilayah sekitarnya dilaporkan menerima lebih dari 1,48 juta kunjungan. Pertumbuhan aktivitas wisata ikut mendorong munculnya berbagai usaha baru, terutama di sektor makanan, minuman, serta penginapan.

Tercatat sebanyak 124 usaha makanan dan minuman serta 15 hotel dan penginapan telah berdiri di kawasan tersebut. Pengembangan pariwisata juga disebut membuka lapangan kerja bagi lebih dari 2.000 warga.

Pedagang buah setempat, Huo Zhenggui, merasakan manfaat pembangunan jembatan dari sisi distribusi barang maupun peningkatan jumlah pelanggan.

Akses transportasi yang semakin mudah membantu mempercepat pengiriman hasil dagangan dan mengurangi potensi kerugian akibat perjalanan panjang.

"Sekarang setelah jembatan dibuka jumlah wisatawan bertambah dan bisnis lebih baik dari sebelumnya," ujar Zhenggui.

Manfaat serupa dirasakan oleh pelaku usaha penginapan. Bertambahnya wisatawan membuat tingkat hunian kamar meningkat, khususnya pada akhir pekan dan hari libur.

"Jembatan sudah dibuka, sekarang kamar-kamar sering penuh dipesan pada akhir pekan dan hari libur," kata Wu Fuying.

Infrastruktur Besar Jadi Penggerak Pariwisata

Pengalaman Huajiang Grand Canyon menunjukkan bagaimana pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat lebih luas daripada sekadar memperlancar mobilitas masyarakat.

Selain mempersingkat waktu perjalanan, jembatan ini dikembangkan sebagai destinasi yang menggabungkan wisata alam, atraksi ekstrem, dan fasilitas rekreasi modern.

Meningkatnya kunjungan juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, mulai dari kuliner, perdagangan, hingga jasa penginapan.

Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, Huajiang Grand Canyon kini menjadi contoh bagaimana infrastruktur transportasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Ke depan, keberlanjutan manfaat tersebut akan bergantung pada pengelolaan destinasi, kualitas pelayanan, keselamatan pengunjung, serta kemampuan pelaku usaha setempat dalam memenuhi kebutuhan wisatawan. (SM)



Lainnya
Perkuat Pariwisata Pulau Ngenang, Pemko Batam Prioritaskan Pembangunan Pelabuhan dan Home Stay
Perkuat Pariwisata Pulau Ngenang, Pemko Batam Prioritaskan Pembangunan Pelabuhan dan Home Stay
Pindang Khas Ikan Sungai Musi Ada Di Sekayu
Pemkab Belitung Dorong Setiap Desa Miliki Satu Destinas
Strategi Pemprov Bengkulu Kembangkan Objek Wisata Danau
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria